LeIP - Lembaga Independensi Peradilan

Mahmud bin Wira 26 PK/Pid/2002

Pihak
Tanggal Putus
27-02-2003
Tingkat
Kasasi
Pengadilan
Mahkamah Agung
PN Asal
Putusan Terkait
Resume

Tindak pidana dalam perkara ini terjadi pada waktu sekitar bulan Agustus 1983 di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Terdakwa bersama 3 orang temannya (1 orang disidangkan dalam berkas terpisah, 2 orang lainnya sudah meninggal dunia) berunding dan bersepakat untuk membunuh korban yang dituduh memiliki ilmu santet. Korban meninggal dengan cara dicekik dengan menggunakan tali tambang plastik. Setelah itu, Terdakwa dan teman-temannya menggotong mayat korban ke suatu kebun dan dikuburkan di kebun tersebut.

 

JPU membacakan tuntutannya pada tanggal 2 Juli 2001 yang pada dasarnya menuntut Majelis Hakim PN Tasikmalaya untuk memutus Terdakwa terbukti bersalah melakukan pembunuhan secara bersama-sama (338 KUHP jo. 55 ayat (1) ke-1 KUHP) dan secara bersama-sama menyembunyikan mayat korban dengan maksud menyembunyikan kematiannya (181 KUHP jo. 55 ayat (1) ke-1 KUHP) serta menghukum Terdakwa dengan pidana  penjara selama 2 tahun 6 bulan. PN Tasikmalaya pada tanggal 31 Juli 2001 memutuskan bahwa Terdakwa bersalah dan menjatuhkan pidana penjara selama 6 tahun.

 

Terdakwa (Terpidana) kemudian mengajukan permohonan PK pada 22 Januari 2002. Keberatan-keberatan yang diajukan Terdakwa (Terpidana) salah satunya adalah bahwa hak menuntut hukuman (stafvordering) dari JPU telah gugur karena lewat waktu (verjaring) sesuai ketentuan dalam Pasal 78 KUHP. Mahkamah Agung kemudian pada tanggal 27 Februari 2003 melalui putusannya menolak permohonan PK dari Terdakwa (Terpidana). (RTP)

Terdakwa
Mahmud bin Wira
Usia
72
Gender
Laki-laki
Pemohon
Jumlah Terdakwa
1
Amar Putusan
Vonis Akhir
6 tahun
Vonis Kasasi
Vonis Banding
Vonis PN
6 tahun
Tuntutan JPU
2 tahun 6 bulan
Pasal Tuntutan
338 KUHP jo 55 ayat 1 ke-1 KUHP & 181 KUHP jo 55 ayat 1 ke-1 KUHP
Hakim Ketua
German Hoediarto
Hakim Anggota
Soedarno | Arbijoto
Panitera Pengganti
Amriddin
Dissenting
Provinsi
Jawa Barat